Journey of My Life

seputar catatan yang katanya jurnal

  • Home

Tiap orang punya cara dan standar berbeda dalam hal kerapian dan kebersihan. Sekalipun itu di dalam satu keluarga. Bisa jadi seorang ibu punya standar level 10 dan anak gadisnya di level 8 atau sebaliknya. Menurut si anak udah rapi dan bersih, tapi menurut ibunya enggak. Perbedaan standar ini bisa jadi gesekan dalam keluarga. Kalo gak ada yang ngalah, gak akan ada titik temu. Kadang kita mungkin lupa atau kepengen rumah rapi kayak di Pinterest atau yang instragamable gitu. Lupa kalo tiap orang punya standar dan cara sendiri-sendiri. Kacaunya kita lebih mudah disetir untuk mengikuti standar tertentu di luar batas kemampuan diri. Akhirnya malah bukan menyelesaikan masalah.

Aku tidak berusaha untuk membuat kerapian punya patokan standar yang sama rata. Menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan klien jadi hal penting. Supaya kebiasaan baik yang udah terbentuk enggak terusik dan hal yang seharusnya mudah malah bikin nyusahin dan malesin.

Balik lagi ke standar masing-masing. Aku juga gak sepanjang tahun, 365 hari, selalu dalam kondisi prima dan rapi. Ada saat kalo hidup lagi hectic banget beberapa hal harus dikalahin. Yang penting prioritas utama gak boleh absen dan jangan sampe bikin capek diri sendiri, apalagi maksain demi mata orang lain.

Tiap insan juga punya kecepatan masing-masing untuk terbiasa. Sekalipun secepat kura-kura berjalan. Yang penting anggota keluarga ikut kerja sama karena rumah milik bersama. Bukan tanggung jawab satu orang tertentu. Sekecil apapun perannya, itu udah mengurangi kerjaan yang kalo ditumpuk terus malah makin berat. Dan suatu saat akan jadi life skill yang sangat berguna. 

Jangan sampe kalo pekerjaan rumah jadi sesuatu yang nyebelin karena punya kenangan masa kecil kalo beresin rumah gak bikin senang. Yang ada jadi beban dan segan. Terpaksa dan menyiksa.

Tanpa bermaksud menyepelekan, enggak masalah rumah berantakan asal tau bagaimana cara mengembalikannya. Sekali lagi gimana caranya bukan makin susah, tapi justru makin mudah.


Anyone can copying you, how you behave, your attitude, how smoothly you talk, your gesture, how you walk, how you act, how tender and compose you are. Yet noone can't steal your knowledge, your experiences, your achievements, your next move, your life and how you face it--to be an exact match to yours. You can manage anything on your palm, around your finger. Sometimes, you need to act as a deaf frog. Just walk away and move forward.
Yah, this is life. Dengan segala kekurangan yang ada di dalamnya. Dengan segala ketidakadilan yang ada. Berusaha menikmati hidup di saat ini. Apapun yang terjadi. Entah semenit lalu menangis, lalu tersenyum menit berikutnya. Apakah yang lebih sempurna dari segala manis asam yang diberikan hidup ini. We are with our own. So, what are we?
Waktu umurku 2thnan kata abah aku belom bisa ngomong. Diem aja mulutnya. Sampe dikira ini anak bisa ngomong gak, sih. Pernah pas lagi di rumah liburan dari pondok(lupa kelas berapa Aliyah), abah hampir nabrak anaknya ini yg berdiri di deket pintu pas keluar kamar mandi. Kata abah: bebunyi napa.
Pas kuliah aku mencoba untuk lebih supel dan banyak bicara. Tapi itu sungguh menghabiskan energi. Sampe rumah rasanya pengen menyendiri dan tidur kalo udah kelar ngerjain tugas kuliah. Lulus kuliah aku semakin nyadar betapa diri ini ternyata banyak ngomong yang tidak perlu hanya untuk dianggap bukan anak pendiam. Maka aku berusaha hanya bicara yang penting dan perlu(itu pun masih sering salah bicara tak berdasar). Sodara2 dari pihak umi atau abah sangat tau betapa pendiamnya aku. Sampai2 kalau tiba2 aku nyerocos cerita sama sepupu deket, mereka kayak terpukau akhirnya aku bersuara. Aku sendiri nyadar kalo gak ada sedikitpun logat betawi di lidahku. Padahal keluarga besar, bahkan yang ngasuh aku dari kecil, logat betawi depoknya bukan maen kentelnya☺️
"Emang udah saatnya belajar kage bunshin," celetukku menyadari beberapa hal yang berubah dari seorang kenalan.
Punya satu tubuh, dua tangan dan kaki, seakan kurang jika melihat tanggung jawabnya. Umur sudah middle thirty, punya dua orang tua yang secara teknis sudah tidak bekerja dan ada nenek yang tinggal serumah sejak beberapa tahun terakhir. Berusaha menjaga dapur tetap ngebul kalo kata orang dulu jadi pegangannya untuk bekerja lebih keras. Dan sakit selama hampir lima hari ini dijadikannya sebagai cara Allah untuk membuatnya istirahat sebentar. Itu aja baru bener-bener bed rest sejak Rabu kemarin(Senin-Selasa masih kerja. Ini Jumat udah mau gawe lagi, padahal belum fit badannya). 
Katanya: "Gak enak. Orang ngeliatnya kayak tiduran mulu."
Kadang pengen mengejar cita-cita dan mimpi, tapi dia sadar sekarang bukan saatnya. Menjaga rumah agar rapi sesuai standar Ibunya, menyediakan kebutuhan pangan dan sandang setiap bulan, termasuk menyicil hutang keluarga yang mungkin baru bisa lunas sepuluh tahun lagi dan masalah domestik lainnya, membuatnya harus banyak berpikir mana prioritas saat ini. Dia selalu berusaha percaya segala sesuatu ada saatnya. Sanak saudara yang kadang berjumpa dengannya selalu mendoakan yang baik-baik. Entah karena mereka memgerti keadaannya atau memang karena terbiasa mendoakan siapa saja.
Kalau memang masih harus menjalani ini semua bertahun-tahun, dia setidaknya berusaha dan harus menyiapkan diri. Karena dia tahu setiap orang punya masalah dan beban masing-masing. Apa yang terjadi padanya harus diselesaikan satu-satu. Dan dia menjawab celetukan tadi.
"Iya, yah, kalo bisa mah udah belajar kage bunshin, deh."
Well, who knows apa yang akan terjadi di masa depan. I wish she is always happy and smile. I just miss her smile. A girl who always smile, curious, and bright, tiba-tiba terlihat suram, tapi selalu berusaha terlihat baik-baik saja. It's not good, but she thinks that good for her. She doesn't need the world to know. Noone must know anything about her circumstances. She just hopes to stay firm and move forward by her own self (sambil tetap berusaha menjadi topangan dan pondasi kedua orang tua dan neneknya).
Thank you for your hard work today. You did well, little one. When no one knows who you are or what you are up to, it's ok. There's always sky for you. One day, you'll have your own podium. You'll know nothing go to waste. You'll deserve it. Just you know how long and hard this journey is. You'll bleeding along the way. You can cry as much as you want. But it's ok, you aren't weak. It'll heal and your heart finds the way.
This quiet path, you know, people rarely choose it. It's an isolate journey. No one will take the risk. Yes, you're brave enough to face it. Like a never-ending tunnel, the abyss you've never ever known.
Suatu hari, tiba-tiba satu murid unik yang udah setahun aku temenin belajar minta dipanggil dengan nama yang biasa dipake sama ring 1. Katanya gak biasa aja dan jadi aneh kalo aku manggil "Karin". Jadi kagok juga dia karena biasa di rumah pada manggil dengan nama lain. Oke, thank you for the permission.
And when I told her, I also have another name that just who close to me know. She was curious. And I just showed her that phone strap. She said, it's cute. Are you sure, girl?
And maybe one day I would ask my grandkids to call me "that". That nickname means a lot to this self. I realize, semakin nambah umur, semakin nambah status, sometimes nama 'asli' hanya orang-orang ring 1 atau yang kenal banget yang tau. And as if we're almost lost our own name. It's so sad. And I don't want to erase that identity. Kelekatan yang tidak akan pernah lepas.

Saat nonton on going telat sepekan atau dua pekan sejak pertama tayang(nunggu Ramadhan kelar), aku agak ter-kapchagi dengan beberapa hal yang ujung-ujung bikin gak bisa lepas sampe hari ini (ya Allah, pengen lepas, pengen hidup normal T_T).

Ada beberapa adegan yang itu memantik ingatan masa umur akhir belasan tahun dan awal 20-an. Umur aku sama dengan umur pemeran Sol dan Sunjae. Jadi itu bikin nostalgia banget. Rencananya beberapa hal itu mau aku masukin ke ide cerita berikutnya. Tapi karena kayaknya terlalu mirip LR, akhirnya aku kubur aja masuk dungeon, deh.

Pertama adegan Sol ketinggal di bus itu pernah aku alamin. Tapi di TJ, yah. Pas mau turun di halte GOR Sumantri, yang hari itu mau ke perpusda, aku telat turun, padahal udah di pintu. Eh, pintu bus udah keburu ditutup dan busnya mulai jalan lagi. Sedangkan temenku udah turun duluan. Akhirnya aku turun di halte berikutnya, terus balik arah ke halte yang kelewat tadi. Temenku cuma bisa senyum-senyum nungguin dan liat aku turun juga di halte yang tepat. Kayaknya aku payah banget, tapi di satu sisi lucu juga >_<

Kedua, well, ada satu kenalan yang juga punya secret admire. Cuma ini dari akhir SD. Gak tau kelas berapanya, tapi kejadiannya hampir sama kayak Sunjae yang jatuh cinta karena senyum Sol. Si anak lelaki ini juga suka karena senyum si anak cewek tetangga. Tapi gak tetanggaan banget kayak Solsun, yah. Deket sih rumah mereka. Ceritanya pas pulang sekolah si anak cewek yang pake baju pramuka dipanggil sama ayahnya si anak laki dari tempat kerjanya. Dia nengok terus senyum nimpalin sapaan si Bapak. Kayak: "Pulang sekolah, Nak." Kira-kira gitu, yah. FYI, rumah si anak cewek ada di belakang Puskes yang emang sepanjang jalan tuh isinya kantor kelurahan, Polres, Koramil, KUA, dan kantor pemerintahan desa lainnya. Nah, si anak cewek gak pernah tau efeknya sampe segitunya. Dia bahkan gak inget pas dikasih tau sama si anak laki pas akhirnya mereka bisa komunikasi via SMS pas lulus SMA(FYI lagi: mereka satu sekolah dari SMP-SMA, tapi gak pernah ketemu karena dipisah putra dan putri). Selain itu, si anak laki juga bisa nyanyi. Gak kayak Solsun, akhir mereka gak barengan.

Itu sih yang mirip dan akhirnya bikin kecantol banget sama LR karena kebawa nostalgia ke 15 tahun lalu. Beberapa relate banget, sih, dan bikin pengen berusaha lebih keras lagi untuk banyak hal yang terlewat di masa lalu.

Well, itu aja untuk sedikit catatan yang harusnya diketik setahun lalu, tapi baru berani tahun ini. See you...

Langganan: Postingan ( Atom )

Featured Post

DATA IN-OUT DUIT

28/9/2015 Kadang di akhir bulan kita bertanya kemana saja uang gaji yang kita terima. Kemana saja perginya uang-uang tadi? Kita hanya tahu...

Iklan Gratis
Memuat

Total Tayangan Halaman

Google
Custom Search

Categories

  • berhenti sejenak (38)
  • film (4)
  • language (8)
  • motivation (5)
  • my culture (2)
  • my friend (2)
  • my mind (49)
  • my observ (40)
  • my resep (1)
  • the world (61)
  • tips (9)
  • tips: berpakaian (3)
  • tips: kesehatan (3)
  • tips: perawatan (1)

My Blog List

Diberdayakan oleh Blogger.

about me

Foto saya
limun
Hello, I'm Limun. I try really hard to fix my own life. You too? Manage my time and my life.
Lihat profil lengkapku

my friend

Archive

  • ▼ 2025 (9)
    • ▼ September (1)
      • Standar Kerapian Setiap Insan Berbeda
    • ► Juli (6)
    • ► Juni (1)
    • ► Mei (1)
  • ► 2021 (8)
    • ► Desember (1)
    • ► November (3)
    • ► Maret (4)
  • ► 2020 (6)
    • ► Juli (2)
    • ► Juni (4)
  • ► 2019 (17)
    • ► Juni (6)
    • ► Maret (4)
    • ► Februari (7)
  • ► 2018 (15)
    • ► Oktober (8)
    • ► September (3)
    • ► Mei (1)
    • ► April (3)
  • ► 2017 (29)
    • ► Oktober (2)
    • ► September (4)
    • ► Agustus (3)
    • ► Mei (7)
    • ► April (6)
    • ► Maret (1)
    • ► Februari (6)
  • ► 2016 (62)
    • ► Desember (23)
    • ► November (23)
    • ► Oktober (8)
    • ► Juni (4)
    • ► Maret (4)
  • ► 2015 (95)
    • ► Desember (3)
    • ► November (8)
    • ► Oktober (11)
    • ► September (11)
    • ► Juni (3)
    • ► Mei (2)
    • ► April (40)
    • ► Maret (17)
  • ► 2014 (11)
    • ► November (1)
    • ► Oktober (3)
    • ► September (6)
    • ► Februari (1)
  • ► 2012 (16)
    • ► Desember (1)
    • ► Januari (15)
  • ► 2011 (27)
    • ► Desember (3)
    • ► November (3)
    • ► Oktober (3)
    • ► September (3)
    • ► Agustus (1)
    • ► Juli (4)
    • ► Juni (3)
    • ► Mei (7)
  • ► 2010 (10)
    • ► Juni (1)
    • ► April (1)
    • ► Maret (1)
    • ► Januari (7)
  • ► 2008 (1)
    • ► Oktober (1)
AllBlogTools.com Blogger Templates

Latest Posts

  • Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara
    Awalnya saya mencari-cari dimana Skotlandia? Dimana letak negara ini? Kalian tahu dimana? Beberapa tahun kemudian saya tahu dimana letak...
  • WhatsApp Initializing
    Pernah mengalami WhatsApp susah di-instal ulang? Notifnya “initializing” atau apalah ejaan Inggrisnya. Saya pernah mengalami kejadian i...
  • Pekerjaan Suami Saya Cuma Petani
    Kalo lagi kumpul-kumpul bareng teman lama, terutama karena udah pada berkeluarga, pasti ngomongin pekerjaan suami. Beberapa teman bisa ...

Visitors

free counters
Free counters
Copyright 2014 Journey of My Life.
Distributed By My Blogger Themes | Designed By OddThemes